Fenomena pembacaan al-Qur’a>n sebagai sebuah apresiasi dan respon umat Islam sangat beragam. Ada berbagai macam pembacaan al-Qur’a>n, mulai dari pemahaman daan pendalaman maknanya. Bahkan ada pula model pembacaan yang bertujuan untuk mendatangkan kekuatan magis ataupun pengobatan dan sebagainya. Fernomena-fenomena di atas disebut dengan
“Living Qur’a>n”, di mana al-Qur’a>n menjadi unsur utama dalam praktik kegiatan individu, kelompok maupun masyarakat, mereka menjadikan ayat al-Qur’a>n in sebagai .media pengobatan. dalam lingkup Living Qur’a>n
inilah, penulis berusaha meneliti penggunaan ayat dan surat pilihan alQur’a>n sebagai media pengobatan penyakit jasmani (Resepesi Fungsional ayat-ayat al-Qur’a>n oleh masyarakat desa Kalisari). Ada tiga model Resepsi
al-Qur’a>n, yakni resepsi exegesis, resepsi estetis dan resepsi fungsional. Dari keriga tipologi kajian tersebut resepsi exsegesis dan fungsional yang dijadikan sebagai peneropong penelitian ini. Konsep yang perlu diungkap
dalam penelitian ini adalah mengenai gambaran uumum penggunaan ayat dan surat pilihan al-Qur’a>n sebagai media pengobatan dan bagaimana Resepsi al-Qur’a>n sebagai media pengobatan penyakit jasmani. Metode
yang digunakan adalah dengan melalui pedekatan deskriptif kualitatif. Adapun untuk mendapatkan data-data yang terkait dengan tema penelitian digunakan beberapa metode pengumpulan data dengan observasi,
wawancara mendalam dan doumentasi. Adapun ayat-ayat al-Qur’a>n yang digunakan sebagai media pengobatan penyakit jasmani, seperti sakit perut, keseleo, sakit kepala, panas, dan lainnya yaitu dengan menggunakan 4 surat
pilihan dan 7 ayat al-Qur‟an. 3 surat pilihan digunakan yaitu: (1). Surat AlFatih}ah. (2). Surat An-Nas. (3). Surat Al-Falaq. (4). Surat Al-Ikhlas.Sedangkan 7 ayat yang beliau gunakan yaitu: (1). Surat At-Taubah ayat 51.
(2). Surat Yu>nus ayat 107. (3). Surat Hu>d ayat 6. (4). Surat Hu>d ayat 56. (5). Surat Al-Ankabut ayat 60. (6). Surat Fat}ir ayat 2. (7). Surat Azzummar ayat 38.